Ukuran Kepuasan Pengguna

    Kepuasan pengguna umumnya diukur menggunakan kuesioner, yang berbeda dengan pengukuran efisiensi dan efektivitas. Pada pengukuran kepuasan, peneliti mengamati dan mengevaluasi tindakan pengguna, sehingga pengukuran kepuasan lebih mengarah pada pemikiran subjektif pengguna. Ada beberapa teknik untuk mengukur kepuasan pengguna, di antaranya adalah Skala Likert dan Task Level Satisfaction.

    Skala Likert dipopulerkan oleh psikolog sosial Amerika bernama Rensis Likert. Skala ini merupakan skala psikometrik untuk mengukur pemikiran dan perasaan seseorang terhadap survei opini hingga tes kepribadian. Dalam pengukuran Usability, responden memberikan tanggapan pada kuesioner dengan menentukan tingkat persetujuan mereka terhadap suatu pernyataan. Responden diminta untuk memilih salah satu pilihan yang tersedia, seperti "Sangat tidak setuju" hingga "Sangat setuju". Bentuk skala Likert tergantung pada tujuan peneliti, dengan beberapa peneliti menggunakan lima skala dan ada pula yang menggunakan tujuh skala.

    Task Level Satisfaction adalah ukuran kepuasan pengguna yang dilihat dari tingkat kesulitan tugas yang diberikan. Setelah pengguna melakukan tugas yang diminta, baik berhasil maupun tidak, mereka akan diberikan kuesioner pasca-tes. Kuesioner yang biasa digunakan adalah Single Ease Question (SEQ) yang hanya terdiri dari satu pertanyaan. Selain itu, ada juga System Usability Scale Questionnaire (SUS), yang banyak digunakan karena keunggulannya dalam pengelolaan yang cepat dan murah, serta telah digunakan lebih dari 25 tahun.

    Usability Metrix for User Experience (UMUX) lebih luas dibandingkan kuesioner Single Ease Question, namun lebih pendek dari standar industri SUS. UMUX menggunakan skala Likert 7 poin dan terdiri dari 4 pertanyaan yang digunakan untuk penilaian subjektif dari kegunaan yang dirasakan. Sebagai contoh, perhitungan nilai SUS menunjukkan bahwa tampilan awal mendapatkan nilai rata-rata 74,95%, sedangkan tampilan redesain mendapatkan 70,30%. Meskipun nilai rata-rata tampilan redesain lebih rendah, kedua nilai rata-rata SUS tersebut memiliki hasil penentuan yang serupa, yaitu kategori "acceptable" pada Acceptability Range, "C" pada Grade Scale, dan "good" pada Adjective Ratings. Hasil penentuan kedua menggunakan SUS Score Percentile Rank berada pada grade B.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kernel